Integrasi Sasirangan dalam Gerakan Sustainable Fashion

Meningkatkan Kesadaran dan Praktik Berkelanjutan melalui Workshop Kolaboratif

Authors

DOI:

https://doi.org/10.56741/jscd.v2i02.1074


Keywords:

Sustainable Fashion, Kanoko, Pewarna Alami, Ramah Lingkungan, Sasirangan

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan Sasirangan, kain tradisional khas Kalimantan Selatan, ke dalam gerakan sustainable fashion melalui serangkaian workshop dan pelatihan bagi pengrajin di Banjarmasin. Modul kegiatan meliputi pelatihan teknik pewarnaan ramah lingkungan, pemanfaatan bahan baku lokal, serta pendampingan dalam inovasi desain dan pemasaran. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi materi oleh narasumber ahli, praktik langsung di sentra produksi, dan pendampingan intensif oleh tim Dekranasda Banjarmasin bersama akademisi. Hasil yang diperoleh antara lain peningkatan keterampilan pengrajin dalam menggunakan pewarna alami, penurunan limbah cair, perluasan jaringan pemasaran produk Sasirangan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai budaya dan lingkungan. Program ini diharapkan menjadi fondasi kolaboratif antara pengrajin, pembina, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan budaya.

Author Biographies

Astinah, NakNik Creative Craft

adalah pendiri NakNik Creative Craft yang berbasis di Yogyakarta, Indonesia. Ia dikenal sebagai pegiat seni kriya berbasis pewarna alam serta instruktur bersertifikat dalam teknik ecoprint dan shibori. Dalam kiprahnya, ia aktif mempromosikan pelestarian lingkungan melalui pendekatan kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal, terutama dengan menggunakan bahan-bahan alami dalam proses pewarnaan kain. Melalui NakNik Creative Craft, Astinah berkomitmen untuk menghadirkan produk yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai estetika tinggi. (email: ibu.alfataya@gmail.com),

Fitriani Kuroda, PT Milangkori Persada

merupakan Direktur Utama PT Milangkori Persada, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang inovasi dan pengembangan di Indonesia. Ia memiliki latar belakang kuat dalam kewirausahaan dan kepemimpinan organisasi, serta aktif dalam merancang strategi bisnis, manajemen perusahaan, dan kolaborasi lintas budaya. Perjalanan profesionalnya mencerminkan komitmen terhadap peningkatan praktik bisnis yang menggabungkan kearifan lokal dengan perspektif global. Selain menjalankan tanggung jawab eksekutif, ia juga mendukung berbagai inisiatif berbasis komunitas dan pemberdayaan perempuan melalui kewirausahaan. (email: fitrianitokyo122@gmail.com).

Dwi Sulisworo, Universitas Ahmad Dahlan

adalah Guru Besar Teknologi Pembelajaran di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Beliau aktif meneliti dan mempublikasikan karya ilmiah, baik di jurnal nasional maupun internasional. Fokus risetnya meliputi integrasi teknologi dalam pembelajaran serta pengembangan kompetensi abad ke-21 pada siswa. (email: dwi.sulisworo@uad.ac.id).

References

M. Fletcher and L. Tham, Fashion and Sustainability: Design for Change, London, UK: Laurence King, 2019.

E. R. Ellen MacArthur Foundation, A New Textiles Economy: Redesigning Fashion’s Future, 2017.

K. Patricio, “Defining Sustainable Fashion: Concepts and Practices,” Int. J. Fashion Design, Technol. Educ., vol. 12, no. 3, pp. 201–210, 2020.

S. Niinimäki, “Consumer Awareness and Sustainable Fashion Behavior,” in Sustainable Fashion and Textiles: Design Journeys, 2nd ed., S. Talja, Ed., New York, NY, USA: Routledge, 2021, pp. 89–105.

E. S. Putri and S. Harahap, “Sasirangan: Konservasi Budaya dan Pemasarannya di Kalimantan Selatan,” J. Budaya Banua, vol. 5, no. 2, pp. 45–53, 2021.

R. A. Wijaya et al., “Integrating Local Textiles into Sustainable Fashion: Challenges and Opportunities,” J. Local Cultures, vol. 8, no. 1, pp. 15–28, 2022.

A. Arifin dan M. S. Lubis, “Implementasi Teknik Pewarnaan Ramah Lingkungan pada Kain Tradisional di Indonesia,” J. Tekstil Nusant., vol. 10, no. 2, pp. 115–123, 2020.

P. Kurniawan, R. H. Putra, dan S. M. Handayani, “Kolaborasi Komunitas dan Pemangku Kepentingan dalam Pengembangan Produk Fashion Berkelanjutan,” dalam Pros. Semin. Nasional Desain dan Kreasi, Yogyakarta, Indonesia, 2023, hlm. 56–64.

L. Saraswati, “Evaluasi Dampak Sosial-Ekologis Program Pelatihan Kerajinan Lokal di Kalimantan Selatan,” J. Pemberdayaan Masy., vol. 5, no. 1, pp. 45–53, 2021.

Downloads

Published

2025-07-05

How to Cite

Astinah, Kuroda, F., & Sulisworo, D. (2025). Integrasi Sasirangan dalam Gerakan Sustainable Fashion: Meningkatkan Kesadaran dan Praktik Berkelanjutan melalui Workshop Kolaboratif. Journal of Social and Community Development, 2(02), 100–110. https://doi.org/10.56741/jscd.v2i02.1074

Plaudit