Integrasi Sasirangan dalam Gerakan Sustainable Fashion
Meningkatkan Kesadaran dan Praktik Berkelanjutan melalui Workshop Kolaboratif
DOI:
https://doi.org/10.56741/jscd.v2i02.1074
Keywords:
Sustainable Fashion, Kanoko, Pewarna Alami, Ramah Lingkungan, Sasirangan
Abstract
Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan Sasirangan, kain tradisional khas Kalimantan Selatan, ke dalam gerakan sustainable fashion melalui serangkaian workshop dan pelatihan bagi pengrajin di Banjarmasin. Modul kegiatan meliputi pelatihan teknik pewarnaan ramah lingkungan, pemanfaatan bahan baku lokal, serta pendampingan dalam inovasi desain dan pemasaran. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi materi oleh narasumber ahli, praktik langsung di sentra produksi, dan pendampingan intensif oleh tim Dekranasda Banjarmasin bersama akademisi. Hasil yang diperoleh antara lain peningkatan keterampilan pengrajin dalam menggunakan pewarna alami, penurunan limbah cair, perluasan jaringan pemasaran produk Sasirangan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai budaya dan lingkungan. Program ini diharapkan menjadi fondasi kolaboratif antara pengrajin, pembina, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan keberlanjutan ekonomi, sosial, dan budaya.
References
M. Fletcher and L. Tham, Fashion and Sustainability: Design for Change, London, UK: Laurence King, 2019.
E. R. Ellen MacArthur Foundation, A New Textiles Economy: Redesigning Fashion’s Future, 2017.
K. Patricio, “Defining Sustainable Fashion: Concepts and Practices,” Int. J. Fashion Design, Technol. Educ., vol. 12, no. 3, pp. 201–210, 2020.
S. Niinimäki, “Consumer Awareness and Sustainable Fashion Behavior,” in Sustainable Fashion and Textiles: Design Journeys, 2nd ed., S. Talja, Ed., New York, NY, USA: Routledge, 2021, pp. 89–105.
E. S. Putri and S. Harahap, “Sasirangan: Konservasi Budaya dan Pemasarannya di Kalimantan Selatan,” J. Budaya Banua, vol. 5, no. 2, pp. 45–53, 2021.
R. A. Wijaya et al., “Integrating Local Textiles into Sustainable Fashion: Challenges and Opportunities,” J. Local Cultures, vol. 8, no. 1, pp. 15–28, 2022.
A. Arifin dan M. S. Lubis, “Implementasi Teknik Pewarnaan Ramah Lingkungan pada Kain Tradisional di Indonesia,” J. Tekstil Nusant., vol. 10, no. 2, pp. 115–123, 2020.
P. Kurniawan, R. H. Putra, dan S. M. Handayani, “Kolaborasi Komunitas dan Pemangku Kepentingan dalam Pengembangan Produk Fashion Berkelanjutan,” dalam Pros. Semin. Nasional Desain dan Kreasi, Yogyakarta, Indonesia, 2023, hlm. 56–64.
L. Saraswati, “Evaluasi Dampak Sosial-Ekologis Program Pelatihan Kerajinan Lokal di Kalimantan Selatan,” J. Pemberdayaan Masy., vol. 5, no. 1, pp. 45–53, 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Astinah, Fitriani Kuroda, Dwi Sulisworo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







