Penguatan Pengetahuan Mengenai Bullying untuk Anak Sekolah Dasar GMIH Daeo, Maluku Utara

Authors

DOI:

https://doi.org/10.56741/jscd.v2i02.930


Keywords:

Bullying, Intimidasi, Perundungan, Sekolah Dasar, Siswa

Abstract

Bullying adalah pola perilaku agresif, anak-anak yang paling rentan menghadapi risiko lebih tinggi diintimidasi. Sekolah Dasar Gereja Masehi Injil Halmahera (GMIH) terletak di Desa Daeo, Kecamatan Morotai Selatan. Sebagai sekolah dibawah Kementrian Agama yang berada pada lingkungan mayoritas muslim tidak membuat para warga sekolah terasingkan sebab sekolah tersebut memiliki guru-guru beragama Islam dan menerima siswa beragama Islam. Edukasi bullying tepat dilakukan pada anak-anak dari masyarakat yang terpinggirkan, anak-anak dengan identitas gender yang berbeda, kriteria inilah yang membuat kami untuk tergerak membuat kegiatan sosialisasi tentang bullying  agar kerukunan hidup beragama tetap terjaga. Metode pelaksanaanya adalah dengan sosialisasi dan bermain game untuk melatih kekompakkan antar tim. Hasil kegiatan memberikan pemahaman tentang bullying atau perundungan, dampak bagi teman, dan menghargai perbedaan. Kepala sekolah dan guru-guru juga sangat antusias dan menerima kami dengan sangat baik, mereka berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali tetapi berulang.

Author Biography

Irawati Sabban, Universitas Pasifik Morotai

adalah dosen pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Pasifik Morotai, yang beralamat di Jalan Siswa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Indonesia. Ia menyelesaikan pendidikan Magister (S2) di bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Selain itu, ia telah menempuh studi doktoral (S3) dalam bidang yang sama, yaitu Manajemen Pendidikan, di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Sebagai akademisi, Irawati aktif dalam kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dasar dan manajemen pendidikan. Minat penelitiannya mencakup pengembangan mutu pendidikan, kepemimpinan sekolah, strategi manajerial dalam pendidikan, serta inovasi dalam pembelajaran di sekolah dasar. (email: irawatisabban@gmail.com).

References

L. Muntasiroh, “Jenis-jenis bullying dan penanganannya di SDN Mangonharjo kota Semarang,” Jurnal Sinektik, vol. 2, no. 1, pp. 106-116, 2019. DOI: https://doi.org/10.33061/js.v2i1.2983

P. R. Astuti, Meredam bullying: 3 Cara Efektif Mengatasi K.P.A. Jakarta: Grasindo, 2008.

J. Selekman and J. Vessey, “Bullying: it isn’t what it used to be,” Pediatric Nursing, Vol. 30, No. 3, pp. 246, 2004.

N. Fauziyah, R. Nulinnaja, and H. Al Aziizah, “Model Team Games Tournaments (TGT) dalam meningkatkan partisipasi belajar IPS siswa,” Jurnal, vol. 9, no. 2, pp. 144–154, Oct. 2020. DOI: https://doi.org/10.20527/jurnalsocius.v9i2.8722

Republik Indonesia, “Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” Pasal 4.

Republik Indonesia, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” Jakarta: Sekretariat Negara.

D. Olweus, Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Malden, MA: Blackwell Publishing, 2013.

R. V. Astifionita, “Dampak Perundungan Terhadap Kesejahteraan Psikologis Siswa Sekolah Menengah,” Jurnal Plus62: Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 2, pp. 101–109, 2024. [Online]. Available: https://www.plus62.isha.or.id/index.php/abdimas/article/view/238

Kemendikbudristek, Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.

B. Trilling and C. Fadel, 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. San Francisco: Jossey-Bass, 2009.

detikEdu, “P5 dalam Kurikulum Merdeka: Tujuan, Dimensi, dan Contohnya,” detik.com, Mar. 25, 2024. [Online]. Available: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7239600/p5-dalam-kurikulum-merdeka-tujuan-dimensi-dan-contoh

Kompas.com, “Contoh Pembelajaran Berbasis Proyek: Pengertian dan Manfaatnya,” Buku Kompas, Apr. 2, 2024. [Online]. Available: https://buku.kompas.com/read/5270/contoh-pembelajaran-berbasis-proyek-pengertian-dan-manfaatnya

Kemendikbudristek, Buku Saku Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS, dan DIKMEN, 2022.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, “Profil Pelajar Pancasila,” guru.kemdikbud.go.id, 2023. [Online]. Available: https://guru.kemdikbud.go.id/dokumen/74r6YnDzK3

SEJUK, “Contoh Program Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah,” sejuk.id, Jan. 2023. [Online]. Available: https://sejuk.id/contoh-program-penguatan-pendidikan-karakter/

Direktorat SMA Kemendikbud, “Panduan Pelaksanaan Bantuan Pemerintah 2019 untuk SMA,” sma.dikdasmen.go.id, 2019. [Online]. Available: https://sma.dikdasmen.go.id/data/files/PANDUAN%20PELAKSANAAN%20BANPER%202019.pdf

I. Sabban, F. Jaguna, G. K. Papingka, L. Y. Lessy, N. Mahmud, M. R. Salim, ... & S. Sibua, “Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 1 Unggulan Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara,” Jurnal Publikasi Pendidikan, vol. 14, no. 1, 2024. DOI: https://doi.org/10.26858/publikan.v14i1.37998

Downloads

Published

2025-06-02

How to Cite

Sabban, I. (2025). Penguatan Pengetahuan Mengenai Bullying untuk Anak Sekolah Dasar GMIH Daeo, Maluku Utara. Journal of Social and Community Development, 2(02), 74–81. https://doi.org/10.56741/jscd.v2i02.930

Plaudit