Hubungan Kunjungan Antenatal Care dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Godean II Sleman, DIY

Main Article Content

Neneng Windi Astuti
Dhesi Ari Astuti

Abstract

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), yang didefinisikan sebagai bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram, merupakan masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap angka kematian bayi. Beberapa faktor risiko yang menyebabkan BBLR antara lain paritas, jarak kehamilan sebelumnya, status gizi, usia ibu, dan kunjungan antenatal care (ANC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kunjungan ANC dengan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Godean II. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik secara retrospektif dan desain kasus-kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 subjek, terdiri dari 25 kelompok kasus dan 25 kelompok kontrol dengan rasio 1:1. Uji chi-square menunjukkan nilai P = 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kunjungan ANC dan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Godean II. Nilai Odds Ratio (OR) yang diperoleh adalah 3,778 (CI: 2,157 – 6,615), yang menunjukkan bahwa risiko kejadian BBLR 3,778 kali lebih besar pada ibu yang melakukan kunjungan ANC kurang dari 6 kali dibandingkan dengan ibu yang melakukan kunjungan ANC lebih dari 6 kali.  Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara kunjungan ANC dan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Godean II. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi tenaga kesehatan, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam menekankan pentingnya pelayanan ANC yang berkualitas dengan standar minimal yang harus dipenuhi. 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Astuti, N. W., & Astuti, D. A. (2025). Hubungan Kunjungan Antenatal Care dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah: Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Godean II Sleman, DIY. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 4(01), 18–24. https://doi.org/10.56741/bikk.v4i01.693
Section
Articles
Author Biographies

Neneng Windi Astuti, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

adalah mahasiswa program sarjana di Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Ia memiliki minat dalam bidang kesehatan ibu dan anak, serta pelayanan kebidanan. Sebagai mahasiswa kebidanan, ia aktif dalam kegiatan akademik maupun praktik klinik untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil, bersalin, dan bayi baru lahir. Ia juga memiliki ketertarikan dalam penelitian yang berfokus pada kesehatan maternal dan neonatal. (email: nenengwindi178@gmail.com).

Dhesi Ari Astuti, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

adalah peneliti dan dosen senior di Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia. Dengan komitmen yang kuat dalam memajukan bidang kebidanan, ia aktif melakukan penelitian dan memberikan kontribusi dalam jurnal-jurnal terkemuka. Karyanya mencakup pengembangan pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan, dengan fokus pada kesehatan ibu dan anak. Melalui penelitian dan pengajarannya, ia bertekad untuk meningkatkan pengetahuan serta praktik dalam pendidikan kebidanan. (email: dhesi@unisayogya.ac.id).

Received 2024-08-07
Accepted 2025-02-21
Published 2025-02-21

Plaudit

References

Novi RS. Hubungan Faktor Maternal Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan Tahun 2015 (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Rahmadani D, Noflidaputri R, Delvina V. Analisa Faktor Penyebab Kejadian BBLR di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Solok. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia. 2022 Jun 1;2(6). DOI: https://doi.org/10.32883/hcj.v6i1.1027

Swarjana IK, Kartika K. Literatur review; Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Ilmiah Keperawatan SHT. 2022 Mar 28;17(1):16-29. DOI: https://doi.org/10.30643/jiksht.v17i1.153

Chasanah U. Hubungan Karakteristik Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Godean II Tahun 2020 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

Yunita DR. Hubungan Riwayat Anc, Asupan Gizi, Dan Riwayat Hipertensi Ibu dengan Kejadian BBLR di Wilayah Kerja. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. 2023; 3(4): 906. DOI: https://doi.org/10.59141/comserva.v3i4.906

Adnani QE, Okinarum GY, Susanti AI, Gumilang L, Martini N, Sari AZ, Khaerani IN. Penerapan Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri dan Kompetensi Mahasiswa Kebidanan dalam Keterampilan Klinis. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2023 May 12;4(2):497-505. DOI: https://doi.org/10.33860/pjpm.v4i2.1798

Yanti ND, Betriana F, Kartika IR. Faktor penyebab stunting pada anak: Tinjauan literatur. Real In Nursing Journal. 2020 May 1;3(1):1-0. DOI: https://doi.org/10.32883/rnj.v3i1.447

Astuti TW, Sulistyoningtyas S. Hubungan Preeklamsia Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSU PKU Muhammadiyah Bantul (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).

Agustina P, Mariana S. Hubungan Pengetahuan Sikap dan Pendidikan Ibu terhadap Kepatuhan Ibu dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care (ANC) di Klinik Kasih Ibu Kota Jambi Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 2023 Oct 29;23(3):3033-8. DOI: https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.3821

Ariestanti Y, Widayati T, Sulistyowati Y. Determinan perilaku ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan (antenatal care) pada masa pandemi covid-19. Jurnal Bidang ilmu kesehatan. 2020 Dec 31;10(2):203-16. DOI: https://doi.org/10.52643/jbik.v10i2.1107

Rizky RN, Mahardika A. Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit Umum Kota Medan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah. 2023 Apr 9;2(4):1275-89. DOI: https://doi.org/10.55681/sentri.v2i4.745

Ginting, E.R.G.C., 2023. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan ANC pada Ibu Hamil di Lingkungan Sampora Cibinong Kabupaten Bogor Tahun 2021: Analysis of Factors Influencing ANC Visits to Pregnant Women in the Sampora Cibinong Environment, Bogor Regency in 2021. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(2), pp.570-578. DOI: https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i2.103

Retnaningtyas E, Wahyuni C, Siwi RP, Natalia S, Wulandari A, Putri EN. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keteraturan Pemeriksaan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Aterm. Public Heal Saf Int J. 2022;2(1):1-10. DOI: https://doi.org/10.55642/phasij.v2i01.128

Prihandani E, Syafiq A, Yuliana R. Analisis spasial determinan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Provinsi Kalimantan Timur. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI). 2022 Sep 7;5(9):1074-80. DOI: https://doi.org/10.56338/mppki.v5i9.2337

Priadana MS, Sunarsi D. Metode penelitian kuantitatif. Pascal Books; 2021 Dec 15.

Qudriani M, Hidayah SN. Persepsi ibu hamil tentang kehamilan resiko tinggi dengan kepatuhan melakukan antenatal care di desa Begawat Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal Tahun 2016. InProsiding 2nd Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2017 May 20 (Vol. 2, No. 1, pp. 197-203).

Kurniasari W, Amalia R, Handayani S. Hubungan antenatal care, jarak kelahiran dan preeklampsia dengan kejadian bblr. Jurnal'Aisyiyah Medika. 2023;8(1).

Adel RR, Bahar H, Kamrin K. Peran Petugas KIA Terhadap Deteksi Dini BBLR Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Poasia Tahun 2023. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan. 2023 Jul 19;1(3):170-80. DOI: https://doi.org/10.55606/detector.v1i3.2151

Wahyuli R, Risnawati R. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD dr. Abdul Rivai Kabupaten Berau. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama. 2023 Apr 29;11(1):23-39. DOI: https://doi.org/10.31596/jkm.v11i1.1347

Astuti ER. Hubungan Antenatal Care Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Jurnal Sains Kesehatan. 2020 Aug 31;27(1):30-4. DOI: https://doi.org/10.37638/jsk.27.1.30-34

Most read articles by the same author(s)