Hubungan Pengatahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Kejadian Gagal Ginjal Kronis Studi Kasus di RSUD Dr.Moewardi Surakarta
Main Article Content
Abstract
Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang meningkat setiap tahun. Pengetahuan dan sikap seringkali menjadi faktor yang meningkatkan angka kematian,sehinga penlitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan kejadian gagal ginjal kronis di RSUD Dr.Moewardi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dan consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan pada 153 responden pasien dengan riwayat hipertensi di RSUD Dr. Moewardi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Dari Analisis data didapatkan hasil mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (66,7%), berusia 46–55 tahun (54,2%), dan berpendidikan SMA/SMK (43,1%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara pengetahuan dan sikap (r=0,323; p=0,000), pengetahuan dan perilaku (r=0,463; p=0,000), serta sikap dan perilaku (r=0,503; p=0,000) maka p < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan,sikap,dan perilaku pencegahan kejadian gagal ginjal kronis. Pengetahuan yang baik berhubungan dengan sikap positif, dan keduanya berkaitan dengan perilaku pencegahan gagal ginjal kronis. Intervensi kesehatan dapat dipertimbangkan untuk meningkatan pengetahuan dan penguatan sikap positif, mengingat keduanya memiliki keterkaitan dengan perilaku pencegahan, meskipun arah hubungan tidak dapat dipastikan dalam penelitian ini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Accepted 2025-11-25
Published 2025-12-31
Plaudit
References
I. Pashar, S. Efendi, and S. Anto, “Skrining Tingkat Pengetahuan Penyakit Ginjal Kronis Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkala Screening Of Knowledge Level Of Chronic Kidney Disease In Communities In The Work Area Of The Bangkala Health Center,” JIPMJurnal Inf. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 187–191, 2023, [Online]. Available: https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v1i2.447 DOI: https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v1i2.447
K. Xie et al., “Global, regional, and national burden of chronic kidney disease, 1990-2021: a systematic analysis for the global burden of disease study 2021,” Front. Endocrinol. (Lausanne)., vol. 16, no. March, pp. 1–14, 2025, doi: 10.3389/fendo.2025.1526482. DOI: https://doi.org/10.3389/fendo.2025.1526482
Seventy-fourth world health assembly, “Reducing the burden of noncommunicable diseases through strengthening prevention and control of diabetes,” Agenda item 13.2, vol. 10, no. May, pp. 1–6, 2021, [Online]. Available: https://apps.who.int/iris/handle/10665/332070,
Trihono, “RISET KESEHATAN DASAR,” Riskesdas, pp. 10–11, 2013.
D. N. Purqoti, Z. Arifin, B. R. Fatmawati, I. Ilham, I. Istianah, and H. Hapipah, “Upaya Pengenalan Faktor Risiko Dan Pencegahan Gagal Ginjal Kronis,” LOSARI J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 6–10, 2023, doi: 10.53860/losari.v5i1.118. DOI: https://doi.org/10.53860/losari.v5i1.118
F. A. Dinita and A. Maliya, “Edukasi terhadap Sikap Upaya Pencegahan Komplikasi pada Penderita Hipertensi,” J. Telenursing, vol. 6, no. 1, pp. 192–199, 2024, doi: 10.31539/joting.v6i1.8435. DOI: https://doi.org/10.31539/joting.v6i1.8435
Riset Kesehatan Dasar, “Hipertensi Penyebab Utama Penyakit Jantung, Gagal Ginjal, dan Stroke – Sehat Negeriku,” Redaksi Sehat Negeriku KEMENKES. p. 2, 2023.
N. W. K. Dharmapatni and N. M. M. E. Putri, “Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Chronic Kidney Disease Pada Mahasiswa Perawat Di Itekes Bali,” Menara Med., vol. 5, no. 1, pp. 92–97, 2022, doi: 10.31869/mm.v5i1.3509. DOI: https://doi.org/10.31869/mm.v5i1.3509
K. Kalantar-Zadeh, T. H. Jafar, D. Nitsch, B. L. Neuen, and V. Perkovic, “Chronic kidney disease,” Lancet, vol. 398, no. 10302, pp. 786–802, 2021, doi: 10.1016/S0140-6736(21)00519-5. DOI: https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00519-5
A. Khani Jeihooni, A. Sobhani, P. Afzali Harsini, and M. Amirkhani, “Effect of educational intervention based on PRECEDE model on lifestyle modification, self-management behaviors, and hypertension in diabetic patients,” BMC Endocr. Disord., vol. 23, no. 1, pp. 1–11, 2023, doi: 10.1186/s12902-023-01264-y. DOI: https://doi.org/10.1186/s12902-023-01264-y
Kemenkes, “Gagal Ginjal Kronik dan Penyebabnya,” 2022. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/582/gagal-ginjal-kronik-dan-penyebabnya
A. Yonata, A. Taruna, and N. Islamy, “Deteksi dini dan pencegahan penyakit gagal ginjal kronik,” J. Pengabdi. Masy. Ruwa Jurai Deteksi, vol. 5, no. 1, pp. 62–65, 2020.
S. Notoatmodjo, Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. 2014. doi: 10.1088/1751-8113/44/8/085201. DOI: https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201
O. A. Elrhima, G. A. E. A. H. Eldeeb, and Ahmed Mohammed, “KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND PRACTICES TOWARDS PREVENTION AND EARLY DETECTION OF CHRONIC KIDNEY DISEASE IN SUDAN,” Int. Nurs. Rev., vol. 18, 2022, doi: 10.1111/inr.12085. DOI: https://doi.org/10.1111/inr.12085
G. C. Suharmin, H. Bahar, L. Ode, and L. Azim, “Gambaran Pengetahuan , Sikap , dan Tindakan Ibu dalam Upaya Pencegahan Acute Kidney Injury ( Gagal Ginjal Akut ) Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Mokoau Tahun 2023,” vol. 2, no. 3, 2024. DOI: https://doi.org/10.59680/anestesi.v2i3.1267
A. Khalil and M. Abdalrahim, “Pencegahan Dan Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis,” pp. 237–245, 2022, doi: 10.17605/OSF.IO/XVB8J.
F. Al-Husayni, A. Al-Zahrani, M. Zwawy, S. Alamri, R. Aljedaani, and A. Almalki, “The awareness and perception of chronic kidney disease in Jeddah, Saudi Arabia,” Saudi J. Kidney Dis. Transplant., vol. 32, no. 2, pp. 488–496, 2021, doi: 10.4103/1319-2442.335461. DOI: https://doi.org/10.4103/1319-2442.335461
M. Amaludin et al., “Edukasi dan Skrining Penderita Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus Sebagai Upaya Efikasi Diri dalam Pencegahan Gagal Ginjal Kronis di Desa Lemukutan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat,” J. Kreat. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 6, no. 7, pp. 2860–2868, 2023, doi: 10.33024/jkpm.v6i7.10090. DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i7.10090
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: alfabeta, 2018.
L. Bärebring, M. Palmqvist, A. Winkvist, and H. Augustin, “Gender differences in perceived food healthiness and food avoidance in a Swedish population-based survey: a cross sectional study,” Nutr. J., vol. 19, no. 1, pp. 1–8, 2020, doi: 10.1186/s12937-020-00659-0. DOI: https://doi.org/10.1186/s12937-020-00659-0
D. Ausserhofer et al., “Preventive Health Behavior and Readiness for Self-Management in a Multilingual Adult Population: A Representative Study from Northern Italy,” Nurs. Reports, vol. 15, no. 7, pp. 1–20, 2025, doi: 10.3390/nursrep15070240. DOI: https://doi.org/10.3390/nursrep15070240
A. R. Yusefi, E. Barfar, S. Daneshi, M. Bayati, G. Mehralian, and P. Bastani, “Health literacy and health promoting behaviors among inpatient women during COVID-19 pandemic,” BMC Womens. Health, vol. 22, no. 1, pp. 1–10, 2022, doi: 10.1186/s12905-022-01652-x. DOI: https://doi.org/10.1186/s12905-022-01652-x
D. A. Burr, J. J. Castrellon, and D. H. Zald, “Emotion dynamics across adulthood in everyday life: Older adults are more emotionally stable and better at regulating desires,” vol. 21, no. 3, pp. 453–464, 2021, doi: 10.1037/emo0000734.Emotion. DOI: https://doi.org/10.1037/emo0000734
P. A. et al. Lopez-Vargas, “Educational Interventions for Patients With CKD: A Systematic Review,” Am. J. Kidney Dis., vol. 68, no. 3, pp. 353–370, 2024. DOI: https://doi.org/10.1053/j.ajkd.2016.01.022