Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I
Main Article Content
Abstract
Emesis gravidarum merupakan salah satu contoh keluhan normal yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Emesis gravidarum ini dibiarkan akan menjadi kasus patologis yang dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan pada kehamilan. Tujuan penelitian diketahui Efektivitas pemberian aromaterapi lemon terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di PMB Erma Yanti. Desain penelitian Quasy experiment dengan pendekatan Nonequivalent Control Group design. Penelitian ini dilakukan pada 30 Juli- 15 Agustus 2024. Sampel penelitian ini yaitu 22 responden intervensi dan 22 responden kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar lbesrevasi dan kuesioner PUQE-24, data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil analisis rata-rata frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I yang diberikan perlakuan aroma terapi lemon sebelum diberikan mual muntah ringan (8,14) dan sesudah diberikan tidak muntah (2,64). Nilai rata-rata frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I yang tidak diberikan perlakuan frekuensi sebelum mual muntah sedang (8,14) dan sesudah mual muntah sedang (7,91). Terdapat efektivitas pemberian aromaterapi lemon terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dengan p-value 0,000 dengan Corelation Coefficient bernilai positif 1,00 maka kedua variabel memiliki hubungan yang sempurna. Saran bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat menjadi alternative tenaga Kesehatan khususnya bidan dalam memilih metode non farmakologi aromaterapi lemon untuk penanganan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Accepted 2024-11-27
Published 2024-12-01
Plaudit
References
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2019). Metadata Penelitian Badan Litbangkes Tahun 2019. Kementerian Kesehatan RI. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4336/
Retni, A., Handayani, F., & Mohamad, I. S. W. (2020). Literature Review: Pemberian Aromaterapi Essential Oil Lavender Terhadap Emesis Gravidarum Pada Kehamilan Trimester Pertama. Journal of Borneo Holistic Health, 3(2), 140–150. DOI: https://doi.org/10.35334/borticalth.v3i2.1687
Wahyudi, W. T., Wandini, R., & Novitasari, E. (2022). Pemberian Aromaterapi Lavender pada Ibu Hamil Trimester I dengan Emesis Gravidarum di Desa Margorejo Lampung Selatan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5(9), 3103–3117. DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i9.7262
Hardani., Auliya., Andriani, H., Fardani., Ustiawaty., Utami., Sukmana, D. J., & Istiqomah R.R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (Issue March). CV Pustaka Ilmu Group.
Rofi’ah, S., Widatiningsih, S., & Sukini, T. (2019). Efektivitas Aromaterapi Lemon untuk Mengatasi Emesis Gravidarum. Jurnal Kebidanan, 1, 9–16. DOI: https://doi.org/10.31983/jkb.v9i1.3814
Sakti, P. M. (2022). Atasi Dismenorea Pada Remaja Dengan Terapi Komplementer. Penerbit P4I.
Afriyanti, D., & Rahendza, N. H. (2020). Pengaruh pemberian aroma terapi lemon elektrik terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester i. Maternal Child Health Care, 2(1), 192-201. DOI: https://doi.org/10.32883/mchc.v2i1.1033
Ayudia, F., & Ramadhani, I. P. (2020). Pengaruh Aromaterapy Lemon Terhadap Frekuensi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(2), 76-81.
Harahap, N. R., Rauda, R., Nasution, P., Syari, M., & Pitriana, D. (2022). Pengaruh Aroma Terapi Lemon Terhadap Emesis Gravidarum. Indonesian Trust Health Journal, 5(2), 57-63. DOI: https://doi.org/10.37104/ithj.v5i2.103
Rahmawati, A., & Wulandari, R. C. L. (2019). Influence of Physical and Psychological of Pregnant Women Toward Health Status of Mother and Baby. Jurnal Kebidanan, 9(2), 148-152. DOI: https://doi.org/10.31983/jkb.v9i2.5237
Wardani, P. K., Mukhlis, H., & Pratami, R. (2019). Pengaruh Essensial Lemon Terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Trimester I di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Wellness and Healthy Magazine, 1, 131–137.
Carolin, B. T., Syamsiah, S., & Yuniati, R. (2020). Pengaruh Aromaterapi Jeruk Nipis Terhadap Emesis Gravidarum Pasien. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 599–604. https://doi.org/10.30994 / sjik.v9i2.340 DOI: https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.340
Fitriani, N. K. (2018). Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.“I” Dengan Emesis Gravidarum Di Bpm Siti Rofi’atun, Amd. Keb Desa Sambirejo Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang (Doctoral dissertation, STIKES Insan Cendekia Medika Jombang).
Oktaviarini, D. (2022). Pemberian Aromaterapi Lemon Dan Peppermint Terhadap Penurunan Intensitas Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama: Literature Review. Jurnal Medika Hutama, 4(01 Oktober), 3152-3162. DOI: https://doi.org/10.33490/b.v4i2.682
Vitrianingsih, V., & Khadijah, S. (2019). Efektivitas aroma terapi lemon untuk menangani emesis gravidarum. Jurnal Keperawatan, 11(4), 277-284. DOI: https://doi.org/10.32583/keperawatan.v11i4.598
Nurwiyani, N., Hidayani, H., & Hanifa, F. (2024). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Oil Dengan Aromaterapi Lavender Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 7557-7568.