Analisis Determinan Sosial Terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6-11 Bulan

Main Article Content

Rostinah
Dini Anggriani
Mundir Muttaqin
Supriadin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima NTB. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis multivariat terhadap data survei yang melibatkan 66 ibu dengan bayi usia 6-11 bulan. Variabel yang dianalisis meliputi pengetahuan ibu, usia ibu, pendidikan ibu, dan budaya keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu memiliki pengaruh signifikan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif, dengan ibu yang memiliki pengetahuan kurang memiliki risiko 5,5 kali lebih tinggi untuk tidak memberikan ASI eksklusif dibandingkan yang memiliki pengetahuan baik. Namun, usia ibu, tingkat pendidikan ibu, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Di sisi lain, budaya keluarga memiliki dampak signifikan, di mana keluarga dengan budaya mendukung cenderung memberikan ASI eksklusif lebih banyak dibandingkan dengan keluarga yang budayanya kurang mendukung. Kesimpulannya, upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan mendukung budaya keluarga yang positif perlu ditingkatkan untuk meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif di wilayah ini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rostinah, Anggriani, D., Muttaqin, M., & Supriadin. (2024). Analisis Determinan Sosial Terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6-11 Bulan. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 3(02), 83–91. https://doi.org/10.56741/bikk.v3i02.557
Section
Articles
Author Biographies

Rostinah, Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

adalah dosen di Program Studi Kebidanan di Akademi Kebidanan Harapan Bunda di Bima, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Selain bertanggung jawab dalam mengajar, beliau aktif berpartisipasi dalam berbagai konferensi internasional dan nasional. Rostinah memiliki banyak publikasi dan telah mengembangkan pendekatan inovatif untuk mengatasi masalah stunting. (email: rostinahsuherman@gmail.com).

Dini Anggriani, Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

adalah seorang mahasiswa yang berdedikasi di Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima, yang terletak di Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Dini aktif mengejar studinya di bidang kebidanan dengan semangat untuk menjadi tenaga kesehatan yang berkualitas. Aktif terlibat dalam kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan profesionalnya. Selain itu, Dini juga memiliki minat yang besar dalam upaya kesehatan masyarakat dan kesejahteraan ibu dan anak. (email: dinianngriani05@gmail.com).

Mundir Muttaqin, Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

adalah seorang dosen di Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima, yang terletak di Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Selain sebagai pendidik, beliau juga merupakan pemilik dari Akademi Kebidanan Harapan Bunda. Aktif dalam mengembangkan kurikulum dan meningkatkan kualitas pendidikan di akademi tersebut. Sebagai pemilik akademi, beliau bertanggung jawab dalam mengelola operasional dan strategi pengembangan institusi pendidikan kebidanan tersebut. (email: kemahasiswaanakbidahb@gmail.com).

Supriadin, Lincoln University College

adalah seorang mahasiswa doktoral di Lincoln University College di Malaysia dan saat ini menjabat sebagai dosen di Stikes Yahya Bima, Indonesia. Beliau meraih gelar Master dalam Ilmu Keperawatan dari Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2018. Sebagai seorang profesional di bidang keperawatan, Supriadin memiliki minat yang mendalam dalam penelitian dan pengembangan ilmu keperawatan. Di samping mengejar studi doktoralnya, beliau aktif terlibat dalam pengajaran dan penelitian di Stikes Yahya Bima. (email: supriadinmyusuf@gmail.com).

Received 2024-04-02
Accepted 2024-07-01
Published 2024-07-01

Plaudit

References

Peraturan Pemerintah (PP) No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif https://peraturan.bpk.go.id/Details/5245/pp-no-33-tahun-2012

World Health Organization. (2013). Essential nutrition actions: improving maternal, newborn, infant, and young child health and nutrition.

Badan Pusat Statistik. (2018). Profil Kesehatan Ibu dan Anak 2018. https://www.bps.go.id/id/publication/2018/11/15/23aade2096f222222b1d7b7a/profil-kesehatan-ibu-dan-anak-2018.html

Badan Pusat Statistik (2024). Persentase Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapatkan Asi Eksklusif Menurut Provinsi (Persen), 2021-2023. Retrieved from: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTM0MCMy/persentase-bayi-usia-kurang-dari-6-bulan-yang-mendapatkan-asi-eksklusif-menurut-provinsi.html

NTB Satu Data (2022). Persentase Bayi Yang Mendapat IMD dan Pemberian ASI Eksklusif di Provinsi NTB. Retrieved from: https://data.ntbprov.go.id/dataset/persentase-bayi-yang-mendapat-imd-dan-pemberian-asi-eksklusif-di-provinsi-ntb

Gebrekidan, K., Plummer, V., Fooladi, E., & Hall, H. (2020). Work-related factors affecting exclusive breastfeeding among employed women in Ethiopia: managers’ perspective using a qualitative approach. International journal of women's health, 473-480. DOI: https://doi.org/10.2147/IJWH.S248473

7Shohaimi, N. M., Mazelan, M., Ramanathan, K., Meor Hazizi, M. S., Leong, Y. N., Cheong, X. B., ... & Cheong, A. T. (2022). Intention and practice on breastfeeding among pregnant mothers in Malaysia and factors associated with the practice of exclusive breastfeeding: A cohort study. PLoS One, 17(1), e0262401. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0262401

Hasan, M., Hassan, M. N., Khan, M. S. I., Tareq, M. A., & Afroj, M. S. (2021). Prevalence, knowledge, attitudes, and factors associated with exclusive breastfeeding among mothers in Dhaka, Bangladesh: a cross-sectional study. Population Medicine, 3(September), 1-7. DOI: https://doi.org/10.18332/popmed/140132

8Pranajaya, R., & Rudiyanti, N. (2013). Determinan produksi asi pada ibu menyusui. Jurnal Keperawatan, 9(2), 227-37.

9Ulfah, H. R., & Nugroho, F. S. (2020). Hubungan usia, pekerjaan dan pendidikan ibu dengan pemberian asi eksklusif. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(1), 9-18. DOI: https://doi.org/10.52236/ih.v8i1.171

Wu, Q., Tang, N., & Wacharasin, C. (2022). Factors influencing exclusive breastfeeding for 6 months postpartum: a systematic review. International Journal of Nursing Knowledge, 33(4), 290-303. DOI: https://doi.org/10.1111/2047-3095.12360

10Pitaloka, D. A., Abrory, R., & Pramita, A. D. (2018). Hubungan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Kedungrejo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Amerta Nutrition, 2(3), 265. DOI: https://doi.org/10.20473/amnt.v2i3.2018.265-270

11Untari, J. (2017, April). Hubungan antara karakteristik ibu dengan pemberian asi eksklusif di wilayah kerja puskesmas Minggir Kabupaten Sleman. In Jurnal formil (forum ilmiah) Kesmas respati (Vol. 2, No. 1).

Dukuzumuremyi, J. P. C., Acheampong, K., Abesig, J., & Luo, J. (2020). Knowledge, attitude, and practice of exclusive breastfeeding among mothers in East Africa: a systematic review. International breastfeeding journal, 15, 1-17. DOI: https://doi.org/10.1186/s13006-020-00313-9

12Pratiwi, A., Adi, M. S., Udijono, A., & Martini, M. (2021). Hubungan Antara Sosial Budaya Pada Masyarakat Dengan Perilaku Pemberian Asi Eksklusif: Systematic Review. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(4), 510-517. DOI: https://doi.org/10.14710/jkm.v9i4.29799