Asuhan Kebidanan dengan Akseptor KB IUD di Bantul Studi Kasus

Main Article Content

Shelly Pradila
Nidatul Khofiyah

Abstract

Dalam penggunaan IUD, terdapat beberapa efek samping serta kondisi yang tidak diperbolehkan untuk menggunakan IUD. Kondisi-kondisi yang tidak diperbolehkan menggunakan IUD seperti kehamilan, gangguan perdarahan, peradangan alat kelamin, kecurigaan tumor ganas pada alat kelamin, dan tumor jinak rahim. Kajian ini merupakan studi kasus dalam penanganan pengguna kontrasepsi. Tujuan kajian adalah menjelaskan asuhan kebidanan pada Ny.T usia 42 tahun dengan Akseptor KB IUD di salah satu Bantul. Kajian ini merupakan kajian kualitatif berdasarkan pada aktivitas asuhan responden pengguna kontrasepsi IUD. Hasil kajian ini berupa penjelasan pola asuhan yang spesifik pada akseptor KB IUD. Beberapa aspek yang dikaji mencakup kajian data dasar asuhan kebidanan, analisis masalah dan diagnosis asuhan kebidanan, tindakan asuhan kebidanan dan asuhan kebidanan. Ada beberapa tindakan asuhan kebidanan buat responden dan diharapkan melakukan pemeriksaan ke tempat layanan kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Pradila, S., & Khofiyah, N. (2022). Asuhan Kebidanan dengan Akseptor KB IUD di Bantul: Studi Kasus. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 1(01), 1–7. https://doi.org/10.56741/bikk.v1i01.34
Section
Articles
Author Biographies

Shelly Pradila, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia

Shelly Pradila adalah mahasiswa program sarjana di Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah, Yogyakarta (email: shellypradila@gmail.com).

Nidatul Khofiyah, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia

Nidatul Khofiyah adalah dosen sekaligus Ketua Program Studi Kebidanan dan kepala prodi sarjana kebidanan pada Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah, Yogyakarta.(email: nidatulkhofiyah@unisayogya.ac.id).

Plaudit

References

Putri, R. P., & Oktaria, D. (2016). Efektivitas Intra Uterine Devices (IUD) Sebagai Alat Kontrasepsi. Jurnal Majority, 5(4), 138-141.

Aprillia, Y. T., Adawiyah, A. R., & Agustina, S. (2020). Analisis penggunaan alat kontrasepsi sebelum dan saat pandemi COVID-19. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 4(2), 190-200.

Herawati, D., Rosyada, D. F., Pratiwi, R. D., & Wigati, E. N. (2020). Family Planning Services by Midwifery of Private Midwifery Practice in Yogyakarta During the Pandemic Period Of Covid-19. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(2), 123-135.

Larasati, T. A., & Alatas, F. (2016). Dismenore primer dan faktor risiko Dismenore primer pada Remaja. Jurnal Majority, 5(3), 79-84.

Susilowati, E. (2022). KB Suntik 3 (Tiga) Bulan Dengan Efek Samping Gangguan Haid Dan Penanganannya. Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50(126), 32-42.

Nilakusmawati, D. P. E., & Nitiyasa, G. (2012). Studi operasional peningkatan pemakaian kontrasepsi IUD di provinsi Bali. Jurnal Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, 2(8), 103-113.

Nurannisa, N. (2021). Manajemen Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana pada Ibu dengan Akseptor Baru KB IUD Copper T (CuT)(Literatur Review) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Angun Haningtri, Y. (2021). Gambaran Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Penggunaan KB IUD di Puskesmas Kalibakung (Doctoral dissertation, DIII Kebidanan Politeknik Harapan Bersama).

Mumthi’ah Al Kautzar, A., Fahriani, M., Hamzah, B., Ahmad, M., Marlina, H., & Paulus, A. Y. (2021). Kesehatan Perempuan dan Keluarga Berencana. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Kemenkes, RI. (2014). Situasi dan Analisis Keluarga Berencana. Jakarta: Pusat Data dan Informasi

Ni Nengah, Y. T. (2019). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Trimester III Dalam Perencanaan Kontrasepsi IUD Pasca Plasenta (Doctoral dissertation, Poltekkes Denpasar).

Saptarini, I., & Suparmi, S. (2016). determinan kehamilan tidak diinginkan di Indonesia (analisis data sekunder riskesdas 2013). Indonesian Journal of Reproductive Health, 7(1), 15-24.

Lontaan, A., Kusmiyati, K., & Dompas, R. (2014). Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Pasangan Usia Subur di Puskesmas Damau Kabupaten Talaud. JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan), 2(1), 27-32.

Sari, S. K., Suryani, E. S., & Handayani, R. (2010). Hubungan konseling keluarga berencana (KB) dengan pengambilan keputusan pasangan usia subur (PUS) dalam penggunaan alat kontrasepsi. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 1(1), 37-47.

Kusumaningrum, A. T., & SiT, S. (2017). Hubungan Peran Suami Dengan Ketepatan Waktu Penggunaan Kontrasepsi Pasca Salin Pada Ibu Menyusui. Surya, 9(1), 29-37.

Wiknjosastro H. (2009). Ilmu Kebidanan. Edisi ke-4 Cetakan ke-2. Jakarta: Yayaan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Mujiastuti, S., & Satriyandari, Y. (2017). Hubungan Paritas dengan Penggunaan IUD Post Placenta Di RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo Tahun 2016 (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).