Hubungan Pola Makan Ibu Hamil Trimester III dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Jember

Main Article Content

Herlia Putri Salsabila
Jamhariyah
Eni Subiastutik

Abstract

Asupan nutrisi mengacu pada pola makan ibu hamil, dimana sebagian besar ibu hamil memiliki pola makan yang tidak sehat dilihat dari jumlah, jenis, dan frekuensi. Porsi makanan yang belum sesuai dengan gizi seimbang pada ibu hamil akan mengakibatkan bayi lahir prematur dan BBLR yang sampai saat ini terus meningkat dari 2,5% menjadi 3,9% (2023). BBLR di Wilayah Puskesmas Sumberjambe, Jember mencapai 67,4% yang termasuk 3 tertinggi di Jember. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan ibu hamil trimester III dengan berat badan bayi baru lahir di wilayah Puskesmas Sumberjambe. Metode : Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Populasi 112 ibu hamil trimester III dengan sampel 88. Pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan uji analisis dengan Spearman rank. Hasil : sebagian besar ibu hamil trimester III dengan pola makan cukup 59%, pola makan baik 27%, dan pola makan kurang 14%. Hampir seluruh bayi lahir dengan BBLN 75%, BBLR 23%, dan BBLB 2%. Hasil uji statistik diperoleh p < 0,001 yang berarti terdapat hubungan antara pola makan ibu hamil trimester III dengan berat badan bayi baru lahir. Kesimpulan : Pola makan yang cukup hingga baik ada hubungannya dengan melahirkan bayi dengan berat badan normal. Namun, tidak semua ibu hamil yang memiliki pola makan baik melahirkan bayi dengan berat lahir normal. Hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Ibu hamil trimester III disarankan lebih memperhatikan pola makan dari sisi kuantitas dan kualitas pola makan dengan gizi seimbang yang memenuhi isi piringku.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Salsabila, H. P., Jamhariyah, & Subiastutik, E. (2026). Hubungan Pola Makan Ibu Hamil Trimester III dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Jember. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 5(03), 148–159. https://doi.org/10.56741/bikk.v5i03.2529
Section
Articles
Author Biographies

Herlia Putri Salsabila, Poltekkes Kemenkes Malang

adalah mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Memiliki minat dalam bidang kesehatan ibu dan anak, kebidanan komunitas, serta promosi kesehatan. Aktif mengikuti kegiatan akademik, praktik klinik, dan penyusunan karya ilmiah di bidang kebidanan. (email: tugasherlia@gmail.com).

Jamhariyah, Poltekkes Kemenkes Malang

merupakan dosen Program Studi Sarjana Terapan (D-IV) Kebidanan Jember. Beliau menyelesaikan pendidikan D-IV Perawat Pendidik di Universitas Airlangga dan S-2 Kesehatan Masyarakat di Universitas Diponegoro. Aktif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kebidanan dan kesehatan masyarakat. (email: jamhariyah64@gmail.com).

Eni Subiastutik, Poltekkes Kemenkes Malang

adalah dosen Program Studi Sarjana Terapan (D-IV) Kebidanan Jember. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Ilmu Keperawatan di Universitas Airlangga dan Magister Ilmu Kedokteran Klinik di Universitas Gadjah Mada. Sebagai akademisi, beliau aktif melaksanakan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. (email: enisubiastutik@gmail.com).

Received 2026-07-22
Accepted 2026-08-25
Published 2026-09-12

Plaudit

References

Amiruddin, M. Sirih, and Irfandi, “Hubungan pola makan dan gaya hidup dengan status gizi pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari,” Jurnal Ilmiah Obsgin (Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan), vol. 15, no. 4, pp. 417–427, 2023, doi: 10.36089/job.v15i4.1604.

I. Nuraeni, D. Novryanthi, and S. Mustopa, “Hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggeleng Kota Sukabumi,” Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, vol. 4, no. 1, pp. 130–148, 2024, doi: 10.55606/jikki.v4i1.2963.

U. Kulsum and D. A. Wulandari, “Upaya menurunkan kejadian KEK pada ibu hamil melalui pendidikan kesehatan,” Jurnal Pengemas Kesehatan, vol. 1, no. 01, pp. 27–30, 2022, doi: 10.52299/jpk.v1i01.6.

Kementerian Kesehatan RI dan UNICEF, Gizi Ibu di Indonesia: Analisis Lanskap dan Rekomendasi. Jakarta, Indonesia: UNICEF, 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023.

R. D. Nurvitasari, D. G. Cahyaningrum, E. S. Utami, and S. Nuryah, “Mewujudkan kehamilan yang sehat melalui edukasi mengenai kebutuhan nutrisi ibu hamil,” JPMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Qodiri, vol. 2, no. 3, pp. 145–152, 2023. [Online]. Available: https://jurnal.stikesalqodiri.ac.id/index.php/JPMA_STIKESAlQodiri/article/view/277

N. S. Ningsih, B. Y. Simanjuntak, and M. Haya, “Asupan energi, zat gizi makro dan pertambahan berat badan ibu hamil,” Jurnal Kesehatan, vol. 12, no. 2, 2021, doi: 10.26630/jk.v12i2.2177.

R. N. Ali, “Hubungan pola makan ibu saat hamil dengan berat badan lahir bayi di Desa Wringinpitu Wilayah Kerja Puskesmas Tegaldlimo Banyuwangi,” Skripsi, Universitas Muhammadiyah Jember, Jember, Indonesia, 2020. [Online]. Available:https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/5311

S. Mulyati, D. Mahanani, Y. F. Kurniawan, I. Y. Ayu, E. T. Budianto, R. D. Sekundaria, A. Fakhirah, and G. N. Fatimah, “Hubungan perilaku pola makan pada status gizi ibu hamil untuk pencegahan resiko stunting di Puskesmas Kemayoran Jakarta Pusat tahun 2025,” Indonesian Journal of Health Science, vol. 5, no. 5, pp. 1177–1184, 2025, doi: 10.54957/ijhs.v5i5.1755.

A. H. Fitriah, I. D. N. Supariasa, D. Riyadi, and B. Bakri, Buku Praktis Gizi Ibu Hamil. Malang, Indonesia: Media Nusa Creative, 2018.

R. Angriani and I. Noviana, “Hubungan pola makan ibu hamil dengan perkembangan janin di trimester ketiga kehamilan,” All Fields of Science Journal Liaison Academia and Society, vol. 2, no. 4, pp. 284–289, Dec. 2022, doi: 10.58939/afosj-las.v2i4.810.

A. Suwito and S. Susilawati, “Kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil,” Jurnal Kesehatan, vol. 10, no. 3, pp. 220–227, 2019, doi: 10.35739/JK.V10I3.417.

D. Riawati and S. Suparti, “Analisis faktor berat badan bayi baru lahir berdasarkan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan,” J. Kebidanan Indones., vol. 9, no. 2, pp. 77–84, 2018, doi: 10.36419/jkebin.v9i2.212.

M. S. Schimmel, R. Bromiker, C. Hammerman, L. Chertman, A. Ioscovich, S. Glynarovsky-Grisaru, et al., “The effects of maternal age and parity on maternal and neonatal outcome,” Arch. Gynecol. Obstet., vol. 291, no. 4, pp. 793–798, 2015, doi: 10.1007/s00404-014-3469-0.

C. Zhang, X. Liu, L. Zhang, H. Li, and S. Liu, “Non-linear relationship of maternal age with spontaneous abortion: A Chinese population-based prospective cohort study,” BMJ Open, vol. 12, no. 7, Art. no. e061958, 2022, doi: 10.1136/bmjopen-2022-061958.

Selpika, “Hubungan pola makan dan peningkatan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir bayi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu,” Undergraduate Thesis, Universitas Widya Nusantara, Palu, Indonesia, 2023. [Online]. Available: https://repository.uwn.ac.id/id/eprint/710

S. A. Ansi, D. Dahlan, and D. Y. Adnan, “Hubungan anemia dengan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Kota Baubau tahun 2024,” Jurnal Ners, vol. 9, no. 2, pp. 2782–2788, 2025, doi: 10.31004/jn.v9i2.42740

N. Amalia, D. Rahmawati, S. Suhartati, and Z. Zulliati, “Pengaruh status anemia, KEK dan jarak kehamilan terhadap kejadian BBLR,” Journal of Language and Health, vol. 6, no. 2, pp. 389–398, 2025, doi: 10.37287/jlh.v6i2.7066.

Y. Liu, W. Zhao, X. Zhang, and Y. Han, “Dietary glycemic index, glycemic load, and risk of excessive fetal growth: A systematic review and meta-analysis,” Nutr. Rev., vol. 78, no. 10, pp. 825–837, 2020, doi: 10.1093/nutrit/nuaa012.