Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester Ketiga Menghadapi Persalinan di Masa Pandemi
Main Article Content
Abstract
Kehamilan merupakan sesuatu yang wajar terjadi pada wanita yang produktif. Pada setiap masa kehamilan ibu akan mengalami beberapa perubahan, baik perubahan fisik maupun perubahan psikologis yang cukup spesifik sebagai reaksi dari apa yang ia rasakan pada masa kehamilan. Sehingga tidak menutup kemungkinan bagi seorang ibu hamil trimester III (UK 29 - 40 minggu) yang akan mengahadapi proses persalinan cenderung mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan pada masa pandemi di Puskesmas Pleret. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan variabel tunggal yaitu gambaran tingkat kecemasan ibu hamil. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pleret dengan populasi ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Pleret sebanyak 583 responden dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuisioner, selanjutnya data diolah menggunakan komputer dengan uji statistic analisis distribusi frekuensi. Hasil uji statistic diperoleh tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Pleret adalah ibu hamil tidak ada gejala kecemasan sebesar 54,2%, kecemasan ringan sebesar 22,9%, kecemasan sedang sebesar 12,5%, kecemasan berat sebesar 10,4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Pleret mayoritas adalah ibu hamil tidak ada gejala kecemasan. Diharapkan ibu hamil untuk melakukan sharing tentang pengalaman persalinan maupun konsultasi dengan bidan / ahli psikolog terkait dengan kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan untuk meningkatkan pengetahuan ibu sehingga dapat menjalani kehamilan yang sehat dan dapat mempersiapkan persalinan dengan baik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Accepted 2023-01-02
Published 2023-01-12
Plaudit
References
Rinata, E., & Gita, A. A. (2018). Karakteristik Ibu (Usia, Paritas, Pendidikan) dan Dukungan Keluarga dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III. MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan, 16(1), 14–20.
Musahib, A. H., Waskito, F., & Syamsi, N. (2015). Hubungan Antara Pendamping Persalinan, Umur dan Paritas Ibu Hamil dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan di Klinik Kesehatan Ibu dan Anak Puskesmas Mabelopura Kecamatan Palu Selatan. Jurnal Kesehatan Tadulako, 1(1), 11–15.
Yanuarini, It. A., Rahayu, D. E., & Hardiati, H. S. (2013). Hubungan Paritas dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dalam Menhadapi Persalinan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 41-46.
Risnawati, N. K. (2021). Gambaran Jenis Persalinan Pada Ibu Bersalin Dengan Corona Virus Disease 19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar. Doctoral dissertation. Poltekkes Denpasar.
Asmariyah, Novianti, & Suriyati. (2021). Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Kota Bengkulu. Journal Of Midwifery, 9(1), 1–8.
Hidayat, S. (2013). Kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan. Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan, 3(2), 67-72.
Kemenkes, R. I. (2014). Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan dan Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi serta Pelayanan Kesehatan Seksual. Permenkes RI No. 97 Tahun 2014, 5(1-2), 171-185.
Azwar S. (2016). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Handayani R. 2012. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Menjelang Persalinan pada Ibu Primigravida Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2012. Ners Jurnal Keperawatan, 11(1), 62-70.
Pane, J. P., Saragih, H., Sinaga, A., & Manullang, A. (2021). Kecemasan Ibu Hamil Trimester III di Masa Pandemi Covid 19 dalam Menghadapi Persalinan. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(2016), 461–468.
Stuart, G. W. (2012). Buku saku keperawatan jiwa, edisi 5. Jakarta: EGC.
Maslim, Rusdi. (2013). Diagnosis Gangguan Jiwa, Rujukan Ringkas dari PPDGJIII dan DSM 5. Cetakan 2 Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK-Unika Atmajaya. Jakarta: PT Nuh Jaya.
Aprilia, Y. dan Ritchmond, B. (2011). Gentle Birth : Melahirkan Nyaman Tanpa Rasa Sakit. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Margareta, R. S., & Wahyudin, A. (2019). Pengaruh Motivasi Belajar, Perfeksionisme dan Keaktifan Berorganisasi Terhadap Prokrastinasi Akademik Dengan Regulasi Diri Sebagai Variabel Moderating. Economic Education Analysis Journal, 8(1), 79–94.
Corbett, G. A., Milne, S. J., Hehir, M. P., Lindow, S. W., & O’connell, M. P. (2020). Health Anxıety and Behavıoural Changes of Pregnant Women Durıng the COVID-19 Pandemıc. European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, 249(January), 96–97.
Lebel, C., MacKinnon, A., Bagshawe, M., Tomfohr-Madsen, L., & Giesbrecht, G. (2020). Elevated depression and anxiety symptoms among pregnant individuals during the COVID-19 pandemic. Journal of affective disorders, 277, 5-13.
Farihah, M. (2017). Pendekatan Cognitive Behavior Therapy Berbasis Islam Untuk Mengatasi Kecemasan Sosial Narapidana. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 14(1), 62–76.