Budaya Literasi Guru Dengan Metode GENDAM (Gerakan Nulis Pada Media)
DOI:
https://doi.org/10.56741/bei.v1i01.19
Keywords:
Karir Guru, Keterampilan Menulis, Publikasi Ilmiah, Literasi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan kenaikan pangkat golongan IVa ke atas, keterlaksanaan budaya literasi, dan penerapkannya. Metode yang digunakan adalah Gendam (Gerakan Nulis pada Media) melalui workshop penulisan dan diklat. Data guru ASN golongan IVa keatas dianalisis untuk ketercapaiannya. Data diperoleh dari perpustakaan dan jumlah guru ASN yang menulis dan dimuat di koran, majalah, jurnal dan buku baik pelajaran maupun non pelajaran. Temuan menunjukkan bawha ada hambatan kenaikan pangkat disebabkan guru-guru golongan IVa ke atas tidak menulis dan berhenti pada publikasi ilmiah. Keterlaksanaan budaya literasi secara makro baik siswa maupun guru sebesar 83,33%, secara individu masih rendah, sedangkan menulis di Koran 12,90%, menulis di Jurnal 10,48%, menulis di Buletin/Majalah 2,41% dan menulis buku pelajaran/non pelajaran 9,67%.
Downloads
References
Data dari SMKN 3 Yogyakarta, November 2020
Mulyadi, E. (2015). MGMP IPA SMK Jogja Pelatihan Penulisan di Koran. Selasa Wage, 24 Februari. Harian Bernas. 4.
Dir PSMK Dirjen Dikdasmen. (2016). Gerakan Literasi di SMK. Handout Pendampingan Kurikulum 2013 SMK.
Sugono, D. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdiknas.
Pedoman Pelaksanaan Simposium GTK. (2016).
Hidayat, B dan Yusuf. S. (2010). Benchmark Internasional Mutu Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Kartono, S. (2009). Menulis tanpa Rasa Takut. Yogyakarta: Kanisius.
Margantoro, Y. B.. (2015). Seandainya Saya Penulis. Yogyakarta: Bimotry
Kuncoro, M. (2010). Mahir Menulis. Jakarta: Erlangga
Sutanto, L. (2010). Kiat Jitu Menulis dan Menerbitkan Buku. Jakarta: Erlangga.
Perpustakaan SMKN 3 Yogyakarta, 2016.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Eko Mulyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










