Eksplorasi Peran Penggunaan Gadget dalam Pendidikan Karakter di MIN 7 Bandar Lampung

Authors

DOI:

https://doi.org/10.56741/bei.v4i03.1173


Keywords:

Gadget, Madrasah, Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Penelitian Kualitatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran penggunaan gadget dalam pembentukan pendidikan karakter peserta didik di MIN 7 Bandar Lampung. Fenomena meningkatnya akses siswa terhadap media sosial dan gim online mendorong perlunya kajian mengenai dampaknya terhadap nilai religius, disiplin, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 15 siswa kelas IV–VI dan lima guru yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan tingkat keterlibatan dalam program pendidikan karakter. Selain itu, enam dokumen sekolah seperti RPP, laporan kegiatan P5, dan catatan kedisiplinan juga dianalisis untuk memperkuat temuan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik dengan bantuan NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berlebihan (3–5 jam/hari) berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, interaksi sosial, dan kecenderungan meniru konten digital yang tidak sesuai norma. Namun, pemanfaatan gadget secara terarah melalui platform edukatif seperti Wordwall dan blended learning terbukti meningkatkan motivasi, kreativitas, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Peran guru dan orang tua sangat menentukan, khususnya dalam membatasi durasi penggunaan, mengarahkan konten digital yang sesuai, serta membangun kolaborasi melalui media komunikasi daring. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan gadget dalam pendidikan karakter bersifat ambivalen: dapat melemahkan nilai karakter jika tanpa pengawasan, namun dapat menjadi sarana efektif untuk penguatan nilai positif jika diintegrasikan dalam strategi pembelajaran inovatif dan berbasis kolaborasi sekolah-keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nadella Lesmana, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung

adalah seorang pengajar bahasa Inggris. Saat ini, ia bekerja sebagai Dosen Bahasa Inggris di Universitas Terbuka, dan sebelumnya juga pernah menjadi pengajar di Eye Level Learning dan Universitas Raden Intan Lampung. Selain itu, ia juga aktif dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah, terutama terkait pendidikan dan teknologi informasi. (email: nadella.lesmana03@gmail.com).

Zafita Hardia Pramesti, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

adalah mahasiswa semester empat jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di UIN Raden Intan Lampung. Aktif dalam organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), dan Lampung Sweeping Community, serta beberapa UKM seperti Hiqma dan PIK-R. Pernah menjadi finalis Duta Lingkungan 2024 UIN Raden Intan Lampung, dan tampil memainkan alat musik tradisional gamolan, rebana dalam kegiatan besar seperti Musyawarah Kerja Nasional Dosen PGMI se-Indonesia dan International Entrepreneurship Competition “Talent App Developer” 2024. (email: hzafita@gmail.com).

Nuraini Putri, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

adalah adalah mahasiswi UIN Raden intan angkatan 23, ia sekarang menupuh stadi Strata 1 di Jurusan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Selain berkuliah dia juga aktif di oraganisasi Ikatan Mahasiswa Muhammmadiyah (IMM)  dan merupakan pengajar aktif dalam privat mengaji. (email: Pnuraini722@gmail.com).

References

Kemdikbud, Panduan penguatan pendidikan karakter. Jakarta, Indonesia: Kemendikbud RI, 2021.

UNESCO, Global education monitoring report: Technology in education. Paris, France: UNESCO Publishing, 2022. doi: 10.54676/YBZM2823.

M. Anderson and J. Jiang, “Teens, social media & technology 2021,” Pew Research Center, Apr. 15, 2021. [Online]. Available: https://www.pewresearch.org/internet/2021/04/15/teens-social-media-technology-2021/

Kemendikbudristek, Kurikulum Merdeka: Konsep dan implementasi. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.

R. Fadhli, “Implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar,” J. Elementaria Edukasia, vol. 5, no. 2, pp. 1–12, 2022, doi: 10.31949/jee.v5i2.4230. DOI: https://doi.org/10.31949/jee.v5i2.4230

R. Sari, et al., “The influence of family and school environment on student character development,” J. Educ. Psychol., vol. 14, no. 3, pp. 210–225, 2022.

U. Bronfenbrenner, The ecology of human development. Cambridge, MA: Harvard Univ. Press, 2021. doi: 10.4159/9780674028845. DOI: https://doi.org/10.4159/9780674028845

B. A. Saebani and H. Akhdiyat, Lingkungan dan pembentukan karakter. Bandung, Indonesia: Pustaka Setia, 2009.

A. Latief, “Pengaruh lingkungan sekolah terhadap karakter siswa,” J. Pepatuzdu, vol. 7, no. 1, pp. 13–26, 2022, doi: 10.35329/fkip.v7i1.11.

L. D. Putra, et al., “Pemanfaatan Wordwall dalam pembelajaran berbasis game,” J. Dimensi Pendidikan, vol. 12, no. 1, pp. 81–95, 2023, doi: 10.24269/dpp.v12i1.8749. DOI: https://doi.org/10.24269/dpp.v12i1.8749

T. Lickona, Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York, NY: Bantam, 2022.

T. Lickona, “Character education: Restoring respect and responsibility in our schools,” J. Moral Educ., vol. 45, no. 4, pp. 1–15, 2016.

M. W. Berkowitz and M. C. Bier, “What works in character education,” J. Character Educ., vol. 18, no. 2, pp. 1–16, 2022.

M. F. Hidayatullah and W. Warisman, “Digital era challenges in character education: A systematic review,” Int. J. Instr., vol. 16, no. 3, pp. 501–518, 2023, doi: 10.59890/ijsr.v1i4.646. DOI: https://doi.org/10.59890/ijsr.v1i4.646

N. Fadilah and K. Anwar, “The role of school environment in character building: A case study in Islamic elementary school,” Islamic Educ. J., vol. 7, no. 1, pp. 30–45, 2023.

D. Agustin and A. Prasetyo, “Digital learning for character education: A meta-analysis,” J. Educ. Technol., vol. 12, no. 1, pp. 45–60, 2024.

S. Fatimah and S. Siswanto, “The role of moral education in children’s character development: A philosophical perspective in Islamic elementary schools,” J. Islamic Elementary Educ., vol. 2, no. 1, pp. 52–60, Jul. 2024, doi: 10.35896/jiee.v2i1.778. DOI: https://doi.org/10.35896/jiee.v2i1.778

A. Rahman and I. Fauzi, “Islamic-based digital content for character education: Opportunities and challenges,” J. Islamic Pedagogy, vol. 5, no. 2, pp. 89–104, 2023.

R. Dore, et al., “Digital parenting communities,” Comput. Human Behav., vol. 139, 107501, 2023, doi: 10.1016/j.chb.2022.107501. DOI: https://doi.org/10.1016/j.chb.2022.107501

A. Hiniker, et al., “Flexible parental controls,” in Proc. ACM CHI Conf. Human Factors Comput. Syst., 2022, pp. 1–15, doi: 10.1145/3491102.3517583.

G. A. Bowen, “Document analysis as a qualitative research method,” Qual. Res. J., vol. 9, no. 2, pp. 27–40, Aug. 2009, doi: 10.3316/QRJ0902027. DOI: https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

V. Braun and V. Clarke, Thematic analysis: A practical guide. London, U.K.: Sage, 2022. doi: 10.4135/9781529769215. DOI: https://doi.org/10.53841/bpsqmip.2022.1.33.46

S. Anwar, et al., “Development of the concept of Islamic education to build and improve the personality of school-age children,” Multidiscip. Rev., vol. 7, no. 8, 2024139, 2024, doi: 10.31893/multirev.2024139. DOI: https://doi.org/10.31893/multirev.2024139

J. Jacob, “Flick, Uwe. 2020. Introducing research methodology: Thinking your way through your research project. 3rd ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publishing,” Qual. Sociol. Rev., vol. 19, no. 2, pp. 114–116, Apr. 2023, doi: 10.18778/1733-8077.19.2.06. DOI: https://doi.org/10.18778/1733-8077.19.2.06

V. Braun and V. Clarke, “Using thematic analysis in psychology,” Qual. Res. Psychol., vol. 3, no. 2, pp. 77–101, 2006, doi: 10.1191/1478088706qp063oa. DOI: https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

J. W. Creswell, Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Thousand Oaks, CA: Sage, 2014. doi: 10.1075/z.184.91kro.

U. Flick, Introducing research methodology: A beginner's guide, 3rd ed. London, U.K.: Sage, 2020. doi: 10.4135/9781529716647.

N. Hawi and S. Rupert, “Tech-free zones in schools,” Educ. Technol. Res., vol. 71, no. 2, pp. 345–361, 2023, doi: 10.1007/s11423-023-10192-6. DOI: https://doi.org/10.1007/s11423-023-10192-6

M. B. Miles and A. M. Huberman, Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage, 1994. doi: 10.2307/2392787. DOI: https://doi.org/10.2307/2392787

T. Retnowati, et al., “Design thinking for character education,” J. Moral Educ., vol. 51, no. 4, pp. 567–583, 2022, doi: 10.1080/03057240.2022.2052802.

P. Utomo, N. Asvio, and F. Prayogi, “Metode penelitian tindakan kelas (PTK): Panduan praktis untuk guru,” Pubmedia J. PTK Indones., vol. 1, no. 4, pp. 19–25, 2024, doi: 10.47134/ptk.v1i4.821. DOI: https://doi.org/10.47134/ptk.v1i4.821

T. Wijaya, et al., “Learning analytics for character development,” IEEE Trans. Learn. Technol., vol. 16, no. 1, pp. 112–125, 2023, doi: 10.1109/TLT.2023.3239395.

G. Yustika, et al., “Micro-credential for teachers,” J. Digital Learn., vol. 15, no. 2, pp. 45–62, 2023, doi: 10.1016/j.jdl.2023.03.002.

Downloads

Published

2025-09-12

How to Cite

Lesmana, N., Pramesti, Z. H., & Putri, N. (2025). Eksplorasi Peran Penggunaan Gadget dalam Pendidikan Karakter di MIN 7 Bandar Lampung. Buletin Edukasi Indonesia, 4(03), 112–119. https://doi.org/10.56741/bei.v4i03.1173
Received 2025-06-30
Accepted 2025-09-07
Published 2025-09-12

Plaudit