Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kurikulum Merdeka di Pondok Pesantren

Authors

DOI:

https://doi.org/10.56741/pbpsp.v1i01.10


Keywords:

Merdeka Belajar, Bahasa Arab, Internet, Pesantren, Kitab Kuning

Abstract

Merdeka Belajar merupakan konsep pembelajaran yang mengarah kepada santri yang lebih mandiri. Konsep ini masih belum diterima dengan baik oleh pengelola pesantren. Kajian ini bertujuan menganalisis isu-isu merdeka belajar di pesantren dengan subjek pondok pesantren Babul Ulum Pamekasan, Madura. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kasus.. Responden penelitian ini adalah ustadz dan satri. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan teknik triangulasi (display, reduksi, penyajian, dan verifikasi data). Hasil penelitian merupakan gambaran implementasi merdeka belajar di pondok pesantren baik pada tingkat madrasah diniyah, madrasah takwiliyah, madrasah tsanawiyah, maupun madrasah aliyah. Pendidikan yang diajarkan di pesantren mengarah dua sistem. Pengembangan pembelajaran berbasis platform digital dan belajar yang merespons kebutuhan santri.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Mohammad Jailani, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Indonesia

Mohammad Jailani, S. Hum. M.Pd lahir di Pamekasan, 4 Februari 1992. Jailani telah menyelesaikan Pendidikan S1 di Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Universitas Ahmad Dahlan tahun 2017 dan menyelesaikan studi S2 nya di Magister Pendidikan Agama Islam di universitas yang sama. Saat ini melanjutkan studi S3 di bidang Islamic Studies di UIII (Universitas Islam Internasional Indonesia). Selain itu, yang bersangkutan menjadi mahasiswa cumlaude dan mahasiswa tercepat saat S2. Konsentrasi peneliti di bidang media pembelajaran bahasa Arab, media pembelajaran pendidikan agama Islam, pendidikan bahasa Arab, pendidikan agama Islam, dan Islamic studies. Aktif sebagai guru Ismuba di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

References

Hadiyanto, A., Samitri, C., & Ulfah, S. M. (2020). Model pembelajaran bahasa arab multiliterasi berbasis kearifan lokal dan moderasi islam di perguruan tinggi negeri. Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 4(1), 117-140.

Ritonga, M., Widodo, H., & Nurdianto, T. (2021). Arabic language learning reconstruction as a response to strengthen Al-Islam studies at higher education. Studies at Higher Education (January 23, 2021). International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 10(1), 355-363.

Ahmed, A. Q. (2016). The reception of avicenna's theory of motion in the twelfth century. Arabic sciences and philosophy, 26(2), 215-243.

Abu-Remaileh, R. (2021). Country of words: Palestinian literature in the digital age of the refugee. Journal of Arabic Literature, 52(1-2), 68-96.

Jailani, M. (2021). Developing Arabic Media Based on Brain-Based Learning: Improving Mufrodat in School. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 6(2), 349-361.

Suntoro, R., & Widoro, H. (2020). Internalisasi Nilai Merdeka Belajar Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 10(2), 289-310.

Hamzah, M. H., Madbouly, A. E. S., Halim, H. A., & Abdullah, A. H. (2020). The production of the English stop voicing contrast by Arab L2 speakers of English. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 10(2), 434-444.

Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Setyowati. (2015). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, 1st ed. Bandung: Alfabeta.

Widodo, H., Sutrisno, S., & Hanum, F. (2019). The Urgency of Holistic Education in Muhammadiyah Schools. Al-Ta lim Journal, 26(2), 160-174.

Aprianto, A., Ritonga, M., Marlius, Y., & Nusyur, R. (2020). The influence of using audio-lingual method on students’ speaking skill in Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyyah. Izdihar J. Arab. Lang. Teaching, Linguist. Lit., 3(2), 147-160.

Siregar, N., Sahirah, R., & Harahap, A. A. (2020). Konsep kampus merdeka belajar di era revolusi industri 4.0. Fitrah: Journal of Islamic Education, 1(1), 141-157.

Susilawati, N. (2021). Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Humanisme. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(3), 203-219.

Zainuddin, N., Saad, N. S. M., Harun, H., & Hashim, H. (2020). Development of Arabic Language Lifelong Learning (A3L) Tutorial Platform Using WhatsApp Mobile Application. Creative Education, 11(04), 452.

Ritonga, M., Kustati, M., Budiarti, M., Lahmi, A., Asmara, M., Kurniawan, R., ... & Yenti, E. (2021). Arabic as foreign language learning in pandemic COVID-19 as perceived by students and teachers. Linguistics and Culture Review, 5(1), 75-92.

Markova, О. M. (2021). The phenomenon of musicality in expressiveness of V. Kandinskyi canvases. Linguistics and Culture Review, 5(S2), 303-316.

Taufik, A. (2020). Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Internet. Edification Journal: Pendidikan Agama Islam, 3(1), 57-72.

Fauzan, I., & Muslimin, M. (2018). Efektifitas Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Minat Belajar Santri Di Madrasah Diniyyah Haji Ya'qub Lirboyo Kediri. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 8(1), 69-80.

Downloads

Published

2022-08-03

How to Cite

Mohammad Jailani. (2022). Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kurikulum Merdeka di Pondok Pesantren. Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah Dan Pesantren, 1(01), 7–14. https://doi.org/10.56741/pbpsp.v1i01.10

Plaudit