Studi Kualitatif Kenakalan Remaja Tren Kenakalan di Kalangan Remaja dan Faktor Penyebabnya

Main Article Content

Sholihah Gustavia Yolanda
Tammimin Ummah
Hasiati Hamado
Dessi Wulandari Aza
Dhesi Ari Astuti

Abstract

Tingginya kenakalan remaja disebabkan karena pada masa remaja memasuki kondisi labil sehingga menjadikan remaja rentan terhadap berbagai perilaku negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja jenis kenakalan remaja yang dilakukan dan faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan mengambil 12 informan yang terdiri dari enam informan inti dan enam informan pendukung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis perilaku remaja yang ditemukan antara lain penyalahgunaan obat psikotropika, merokok, konsumsi minuman beralkohol, dan seks pranikah. Faktor yang mempengaruhinya adalah internal (individu) dan eksternal (keluarga, lingkungan masyarakat, dan teman sebaya). Pendekatan individu, kelompok, dan keluarga yang berkesinambungan diperlukan untuk menggali permasalahan spesifik terkait kenakalan remaja untuk menentukan penanganan yang tepat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yolanda, S. G., Ummah, T., Hamado, H., Aza, D. W., & Astuti, D. A. (2024). Studi Kualitatif Kenakalan Remaja: Tren Kenakalan di Kalangan Remaja dan Faktor Penyebabnya. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 3(01), 25–38. https://doi.org/10.56741/bikk.v3i01.484
Section
Articles
Author Biographies

Sholihah Gustavia Yolanda, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

adalah mahasiswa program studi Kebidanan Program Magister, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia Bidang minat penelitiannya meliputi kesehatan ibu dan anak, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup. Sepanjang studinya, ia telah aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan kebidanan dan kesehatan, seperti seminar dan layanan kesehatan masyarakat. (email: sholihah.gustaviayolanda@gmail.com).

Tammimin Ummah, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

adalah mahasiswa program studi Kebidanan Program Magister, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia Bidang minat penelitiannya meliputi kesehatan ibu dan anak, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup. Sepanjang studinya, ia telah aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan kebidanan dan kesehatan, seperti seminar dan layanan kesehatan masyarakat. (email: tammiminummah@gmail.com).

Hasiati Hamado, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

adalah mahasiswa program studi Kebidanan Program Magister, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia Bidang minat penelitiannya meliputi kesehatan ibu dan anak, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup. Sepanjang studinya, ia telah aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan kebidanan dan kesehatan, seperti seminar dan layanan kesehatan masyarakat. (email: hasiatihamado1986@gmail.com).

Dessi Wulandari Aza, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

adalah mahasiswa program studi Kebidanan Program Magister, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia Bidang minat penelitiannya meliputi kesehatan ibu dan anak, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup. Sepanjang studinya, ia telah aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan kebidanan dan kesehatan, seperti seminar dan layanan kesehatan masyarakat. (email: dessiwulandariaza@gmail.com).

Dhesi Ari Astuti, Universitas Aisyiyah Yogyakarta

adalah pendidik dan dosen di Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Gelar doktor diperolehnya dari Universitas Gadjah Mada. Ia memiliki keahlian dalam bidang kebidanan di era digital dan telah menerbitkan gagasannya dalam banyak jurnal internasional. Selain itu, ia juga merupakan anggota Indonesian Institute of Science and Technology Research. (email: dhesi@unisayogya.ac.id).

Received 2024-01-03
Accepted 2024-02-15
Published 2024-02-18

Plaudit

References

W. N. Ambarsari and R. Y. P. Santoso, “Analisis Perbedaan Peningkatan Berat Badan Pada Ibu Akseptor Kontrasepsi Suntik Satu Bulan Dan Tiga Bulan,” J. Ber. Ilmu Keperawatan, vol. 12, no. 2, pp. 91–96, 2019, doi: 10.23917/bik.v12i2.11250. DOI: https://doi.org/10.23917/bik.v12i2.11250

S. Suryandari, “Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kenakalan Remaja,” Inov. Pendidik. dasar, vol. 4, no. 1, pp. 23–29, 2020. DOI: https://doi.org/10.36928/jipd.v4i1.313

A. Kusumah, H. Nugrahaningsih, T. Suharti, R. S. Aminda, A. Wibowo, and G. Ghethan, “Pendampingan Tutor dalam Menghadapi Implementasi Kurikulum Merdeka di PKBM Pelagi Satya Darma,” vol. 3, no. 4, pp. 201–208, 2023.

M. Asbari, W. Nurhayati, and A. Purwanto, “The effect of parenting style and genetic personality on children character development,” vol. 23, no. 2, 2019. DOI: https://doi.org/10.21831/pep.v23i2.28151

R. Gustiawan, M. Mutmainnah, and Kamariyah, “Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Remaja,” Ilm. Ners Indones., vol. 2, no. November 2021, pp. 89–98, 2021. DOI: https://doi.org/10.22437/jini.v2i2.9970

M. Hidayat et al., “Pendampingan Keluarga Dalam Upaya Mencegah Kenakalan Remaja Di Desa Gedong Damai Kelurahan Kalitimbang Cilegon,” Pengabdi. Masy. Bangsa, vol. 1, no. 7, pp. 1051–1056, 2023. DOI: https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i7.308

J. Andriyani, “Peran Lingkungan Keluarga Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja,” At-Taujih Bimbing. dan Konseling Islam, vol. 3, no. 1, p. 86, 2020, doi: 10.22373/taujih.v3i1.7235. DOI: https://doi.org/10.22373/taujih.v3i1.7235

I. Maryati, Asrori, and D. BSEP, “Pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak remaja di desa arang limbung kecamatan sungai raya kabupaten kubu raya,” pp. 1–16, 2013.

Y. Fauzi and F. M. Sari, “Faktor determinan pengetahuan remaja tentang keluarga berencana di provinsi bengkulu,” JNPH, vol. 10, no. 2, pp. 18–24, 2022. DOI: https://doi.org/10.37676/jnph.v10i2.3115

M. Jasmisari and A. G. Herdiansah, “Kenakalan Remaja Di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Di Bandung : Studi Pendahuluan,” J. Polit. Keamanan dan Hub. Int., vol. 2021, no. December 2021, pp. 137–145, 2022.

B. N. Freelin, D. W. Osgood, C. Mcmillan, and D. Felmlee, “Changing contexts : A quasi-experiment examining adolescent delinquency and the transition to high school,” no. July 2022, pp. 40–73, 2022, doi: 10.1111/1745-9125.12320. DOI: https://doi.org/10.1111/1745-9125.12320

E. Een, U. Tagela, and S. Irawan, “Jenis-Jenis Kenakalan Remaja Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Di Desa Merak Rejo Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang,” Bimbing. dan konseling Terap., vol. 4, 2020. DOI: https://doi.org/10.30598/jbkt.v4i1.1453

BNN Provinsi DIY, “Mereka Menyebutnya Pil Sapi.,” 2023, [Online]. Available: https://yogyakarta.bnn.go.id/mereka-menyebutnya-pil-sapi/.

Permenkes RI, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Perubahan Penggolongan Psikotropika,” 2017.

BNN RI, “Apa itu Psikotropika dan Bahayanya?,” 2019, [Online]. Available: https://bnn.go.id/apa-itu-psikotropika-dan-bahayanya/.

A. Nurmaya, “Penyalahgunaan napza di kalangan remaja ( studi kasus pada 2 Siswa di MAN 2 Kota Bima ),” vol. 2, pp. 26–32, 2016. DOI: https://doi.org/10.26858/jpkk.v2i1.2064

Kementrian Kesehatan, “Bahaya dan Efek Pajanan Rokok pada Anak dan Remaja,” 2022, [Online]. Available: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1336/bahaya-dan-efek-pajanan-rokok-pada-anak-dan-remaja.

S. S. Holida and D. Fitriani, “Perilaku penyalahgunaan obat pada remaja usia 15-20 tahun di SMA,” vol. VII, no. 1, pp. 1–8, 2019.

A. Sulaiman, “Faktor-faktor penyebab remaja mengkonsumsi minuman keras (miras) di desa purwaraja kabupaten kutai katanegara,” vol. 7, no. 4, pp. 231–245, 2019.

M. King, “Ethanol metabolism. Available,” 2017, [Online]. Available: at: https://themedicalbiochemistrypage.org/ethanol-metabolism.php diaksespada 12 Agustus 2017.

“National Health and Medical Research Council (NHMRC).,” 2021.

C. Cheng, F. Mithoowani, T. Ungar, and M. Lee, “Interaction between Psychotropic Medications and Alcohol : Perceptions among Patients Attending an Adult Mental Health Day Hospital Program,” vol. 71, no. 1, pp. 7–13, 2018. DOI: https://doi.org/10.4212/cjhp.v71i1.1723

B. Lees et al., “Effect of alcohol use on the adolescent brain and behavior,” pp. 1–27, 2020, doi: 10.1016/j.pbb.2020.172906.Effect. DOI: https://doi.org/10.1016/j.pbb.2020.172906

Y. Purnama, “Faktor penyebab seks bebas pada remaja,” vol. 5, no. 2, pp. 156–163, 2020.

G. F. Lestari, I. Sukmawati, N. A. Safitri, M. Simanjuntak, and Y. E. Riany, “Exploratory Study on the Moral Development of Adolescent Premarital Sex Actors,” pp. 17–36, 2022. DOI: https://doi.org/10.29244/jfs.vi.36551

A. S. Pidah, U. Kalsum, H. D. Sitanggang, and G. Program, “Determinan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Pria ( 15-24 Tahun ) di Indonesia ( Analisis SDKI 2017 ),” vol. 5, no. 2, pp. 9–27, 2021. DOI: https://doi.org/10.22437/jkmj.v5i2.13878

R. U. Auliya, “Kenakalan Orang Tua Penyebab Kenakalan Remaja,” pp. 92–103, 2018.

I. C. Ambara and R. Y. E. Kusumiati, “Hubungan antara keharmonisan keluarga dengan kenakalan remaja siswa SMK nasional Mojosari,” vol. 12, no. 2, pp. 143–150, 2021, doi: 10.23887/jibk.v12i2.33772. DOI: https://doi.org/10.23887/jibk.v12i2.33772

F. Keguruan, “Hubungan keharmonisan keluarga dengan kenakalan siswa si SMP negri 4 trenggalek,” 2015.

E. V. Rina and N. A. Tianingrum, “Pengaruh Lingkungan Terhadap Perilaku Kenakalan Remaja Sekolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda,” pp. 345–352, 2019.

S. W. Simarmata and F. I. K. Karo, “Pengaruh teman sebaya terhadap perilaku menyimpang siswa kelas X Smk swasta satria binjai,” pp. 63–72, 2018. DOI: https://doi.org/10.30821/ansiru.v2i1.1628

T. N. Agus and U. Nurjannah, “Pengaruh teman sebaya terhadap perilaku kenakalan remaja sekolah di samarinda,” vol. 8, pp. 275–282, 2019. DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v8i4.2270

G. Sigalingging and I. A. Sianturi, “Hubungan teman sebaya dengan perilaku seksual remaja di SMK medan area medan sunggal,” vol. V, no. April, pp. 9–15, 2019.

W. Fitriani and D. Hastuti, “Pengaruh kelekatan remaja dengan ibu, ayah, dan teman sebaya terhadap kenakalan remaja di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas II Bandung,” vol. 9, no. 3, pp. 206–217, 2016. DOI: https://doi.org/10.24156/jikk.2016.9.3.206

N. W. Hidayati, “Hubungan harga diri dan konformitas teman sebaya dengan kenakalan remaja,” vol. 1, no. 2, pp. 31–36, 2016. DOI: https://doi.org/10.30996/persona.v5i01.743

Most read articles by the same author(s)